Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
FisikaUntukSemua
Blog ini dibuat tidak hanya terfokus untuk mahasiswa fisika, namun terbuka untuk umum. Namanya juga 'Fisika Untuk Semua'. Di Blog ini Insya Allah bisa dijadiin tempat Mading Online bagi IMF. So, Mading Online juga butuh followers tentunya...
Lihat profil lengkapku

Followers

Followers

About Me

Foto saya
Blog ini dibuat tidak hanya terfokus untuk mahasiswa fisika, namun terbuka untuk umum. Namanya juga 'Fisika Untuk Semua'. Di Blog ini Insya Allah bisa dijadiin tempat Mading Online bagi IMF. So, Mading Online juga butuh followers tentunya...

Jadilah Fans Kami Melalui Facebook

SMS Gratis Dari Mading Online

Blog Versi Mobile | Akses Via Ponsel

Klik disini untuk mengakses
By Blogger Touch
RSS

Mendekatkan Magnet ke Kepala Bisa Bikin Kidal Sesaat

Aktivitas otak bisa dipengaruhi oleh adanya medan magnet yang kuat. Bahkan orang kidal bisa mendadak mempunyai tangan kanan yang lebih dominan, demikian pula sebaliknya meski efeknya hanya sesaat.

http://spectrum.ieee.org/image/48847
Ilustrasi

Hal ini dibuktikan dalam sebuah eksperimen di University of California. Dikutip dari Dailymail, jenis magnet yang digunakan sama seperti yang digunakan dalam terapi transcranial magnetic stimulation.

Alat itu diletakkan di sebelah kiri dan kanan posterior parietal cortex, bagian otak yang berhubungan dengan perencanaan dan persepsi 3 dimensi. Medan magnet tercipta saat alat ini dinyalakan, lalu hilang saat dimatikan.

Ketika medan magnet di sebelah kiri diaktifkan, ternyata relawan lebih banyak memakai tangan kiri untuk melakukan aktivitas kecil seperti memegang kunci dan membuka pintu. Demikian juga ketika dibalik, otak cenderung memilih bagian tubuh pada sisi yang sama dengan magnet yang menyala.

http://catatankuliahsiopie.files.wordpress.com/2008/11/lefthanded.jpg

Namun efek tersebut tidak bersifat permanen, karena saat magnet dimatikan para relawan langsung kembali ke orientasi awal. Karena itu efeknya tidak serta merta mengubah orientasi terhadap bagian tubuh yang lebih dominan.

"Ketika hendak menekan tombol lift, membuka pintu atau mengambil kuci, otak terlebih dahulu memutuskan tangan mana yang akan digunakan. Proses pemilihan itu yang bisa dimanipulasi dengan medan magnet," ungkap Dr Flavio Oliveira yang memimpin eksperimen trsebut.

Efek medan magnet terhadap aktivitas otak bukan kali ini saja terungkap. Awal tahun ini, sebuah penelitian membuktikan bahwa medan magnet bisa mempengaruhi persepsi tentang baik-buruk sehingga disebut sebagai efek 'moral compass'.

Sumber :
us.health.detik.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentarin: